Beranda > Teriak Dalam Hati > Senyum Ibunda

Senyum Ibunda

teringat saat ku dipapahnya

saatku dituntunnya

tak pernah bunda melepaskan tanganku

apalagi biarkan aku lari sendiri

aku jatuh kau menangis

aku terluka kau menangis

aku terbujur di Rumah Sakit kau menangis

aku senang kau tetap menangis

namun ketika aku menangis kau diam saja

apakah airmatamu sudah habis bunda?

sisakanlah airmatamu untuk jagoan-jagoanmu yang lain

mungkin mereka lebih berbakti dari siSulung ini

apa sih yang engkau harapkan dari remaja yang merasa merdeka ditengah terbelenggu jiwanya….

mungkin siKecillah yang dapat enkau  banggakan bunda

mereka belum terasuki oleh liciknya dunia

mereka masih segar tanpa aroma kejam megapolitan

Bunda ijinkan aku melihatmu tersenyum saat melihatku menangis bahagia

ijinkan aku nmenangis saat engkau bahagia…..

  1. 19 April 2010 pukul 15:09

    bunda menjawab : “bunda pengen cucu nak…”

  2. Agung Rangga
    23 Desember 2010 pukul 06:37

    puisinya bagus sekali…:’)

    http://agungrangga.wordpress.com/

    • Taufiq_Qipot
      23 Desember 2010 pukul 06:52

      TerimaKasih…
      nantikan Kunjungan balik dari Malang Bli…

  3. 23 Desember 2010 pukul 06:41

    :’)

    • Taufiq_Qipot
      23 Desember 2010 pukul 06:54

      😀

  4. 23 Desember 2010 pukul 07:06

    bisa gak buatkan puisi senyum papa🙂 btw puisinya bagus …🙂

  5. Taufiq_Qipot
    23 Desember 2010 pukul 07:40

    Lag cari inspirsi buat Ayah Sang Juara Satu Sedunia..
    hehehe

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: