Arsip

Archive for the ‘Tulisan Serius’ Category

Bahaya Merokok

26 Januari 2011 11 komentar

pembunuh

Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko tim bulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi ,serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin

Pasien-pasien perokok juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi. Sudah tidak asing lagi di telinga kita bahwa anak-anak remaja jaman sekarang sebagian besar menyukai kebiasaan merokok. Maka dari itu untuk menanggulanginya kita semua berusaha untuk menjauhinya. Karena dampak negatif dari pada merokok sangat berbahaya bagi kita para remaja dan juga para pengguna rokok lainnya.
Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, bronkhitis , tekanan darah tinggi, hipotensi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif.

Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau kunyah). Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak,asetilen,methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok. Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen). Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh ?

gantungkan hidup dengan rokok?

Kesimpulan

  • · Dari apa yang telah kita bahas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa bahaya merokok sangat berbahaya bagi pengguna rokok maupun non pengguna rokok sepertiBagi perokok pasif yang menderita penyakit pernafasan atau penyakit jantung, serta orang tua, mereka bahkan lebih rentan dengan asap rokok yang kita hembusin.
  • · Anak-anak berusia kurang dari 1 taon juga bakal lebih sering masuk Rumah Sakit karena ganguan penyakit pernafasan.
  • · Selain itu, anak-anak yang jadi perokok pasif juga beresiko menderita infeksi telinga, pneumonia, dan bronkitis.

· Terakhir, seorang ibu yang merokok – selama dan setelah kehamilan – berisiko 3x lebih besar menyebabkan sang bayi meninggal akibat sindrom kematian mendadak.

Sayangi Paru2 anda

*Ditulis dari berbagai sumber

Iklan
Kategori:Tulisan Serius

LKM UB dalam BAYANG-BAYANG NEO NKK/BKK

18 Juni 2010 5 komentar

Tulisan ini merupakan tulisan sahabat saya…… demi kampus tercinta….. Universitas Brawijaya….

Hantu itu bernama NKK/BKK

pada masa orde baru tepatnya pada tahun 1977 oerganisasi-organisasi kemahasiswaan yang dimotori oleh dewan mahasiswa banyak melakukan pengkritisan terkait kebijakan-kebijakan pemerintah. Puncaknya adalah ketika mahasiswa menolak pencalonan soeharto sebgai presiden RI untuk kesekian kalinya. Melihat fenomena perlawanan saat itu, pemerintah yang dalam hal ini departemen P&K (sekarang kementrian pendidikan nasional) melakukan sebuah manuver yang sangat mengagetkan pergerakan mahasiswa pada saat itu. Pada tahun 1978, menteri pendidikan indonesia mengeluarkan sebuah SK tentang keorganisasian mahasiswa. SK tersebut bernama NKK (normalisasi kehidupan kampus). SK ini hadir adalah untuk membendung kekeritisan mahasiswa terhadap pemerintahan orde baru. Konsep NKK sendiri mengarahkan mahasiswa hanya pada pengembangan diri sebagai bagian dari masyarakat ilmiah. Aktivitas mahasiswa selain kegiatan ilmiah seperti demonstrasi dikatakan sebagai kegiatan politik praktis yang tidak sesuai dengan iklim masyarakat ilmiah. Sehingga wajar apabila pemerintahan soeharto dapat langgeng hingga tahun 1998. karena kegiatan kemahasiswaan puluhan tahun hanya terbatas pada wilayah minat dan bakat, kerohanian, dan penalaran. Depolitisasi yang diterapkan saat itu sungguh efektif, mahasiswa menjadi study oriented.

Pada tahun 1980, tapatnya setelah 2 tahun setelah SK NKK berlaku. Pemerintah kembali melakukan manuver untuk membungkam kehidupan sosial masyarakat kampus. Puncaknya adalah ketika departemen P&K mengeluarkan SK baru tentang BKK (badan koordinasi kemahasiswaan). Kali ini pemerintah dengan paksa, berusaha membubarkan dewan mahasiswa di setiap kampus. Sehingga kegiatan mahasiswa akan dikendalikan sepenuhnya oleh Pembantu Rektor III. Pemerintahan mahasiswa hanya dapat eksis sebatas di fakultas-fakultas dan himpunan mahasiswa jurusan. Dengan sekup yang makin kecil, gerakan mahasiswa makin terjepit. Gerakan-gerakan sosial untuk membela kepentingan kaum tertindas makin dibungkam.

Dengan dua SK departemen P&K tersebut, pemerintah dapat dengan mudah melanggengkan kekuasaannya. Karena mereka yang selalu melawan telah dibungkam. Sehingga penguasa makin merajalela menindas rakyat. Mereka para kaum intelektual yang berjiwa sosial hanya mampu mengelus dada akan nasib bangsanya. Puluhan tahun kita melihat budaya-budaya setan menghiasi negeri. Korupsi, kolusi dan nepotisme adalah hal yang biasa dalam rentang waktu 1980-1998.

SK rektor UB tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan tak lain adalah NKK/BKK ”versi baru”

Pada tanggal 14 juni 2010, staf ahli pembantu rektor III mengumpulkan pimpinan mahasiswa universitas brawijaya dalam sebuah forum yang penuh akan kecurangan. Dalam forum tersebut, mahasiswa di sodori dengan draft tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan (PUOK). Sontak, semua pimpinan lembaga menyatakan ketidak setujuan akan draft tersebut. Karena kebanyakan para pimpinan tidak pernah membahas sebelumnya terkait PUOK tersebut. Perdebatan pun terjadi dengan sengit antara mahasiswa dengan para staf ahli PR III. Hujan interupsi terjadi selama rapat. Hingga akhirnya, kedua belah pihak baik mahasiswa maupun staf PR III sepakat bila sidang pada tanggal 14 juni 2010 di tunda.

Ketidak sepakatan para pimpinan lembaga kedaulatan mahasiswa sebenarnya bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan kami tidak sepakat akan PUOK tersebut. Di antaranya yakni:

1. apabila PUOK disahkan, maka kedaulatan mahasiswa brawijaya secara tidak langsung terenggut oleh otoritas kampus.
2. PUOK adalah pedoman pokok bagi kehidupan organisasi dikampus, bukan AD/ART LKM UB. AD/ART sendiri harus menyesuaikan dengan PUOK apabila disahkan.
3. Fungsi DPM dan Kongres direbut oleh pihak rektorat. Karena pembuat kebijakan sekarang semuanya adalah PR III bukan mahasiswa, mahasiswa ditempatkan hanya sebagai ”pembantunya” pembantu rektor.
4. tidak ada persiapan sebelumnya oleh mahasiswa terkait draft PUOK. Karena selama ini draft rancangan tersebut tidak pernah dibagikan kepihak mahasiswa. Kalaupun ada mahasiswa yang melakukan pengkajian, itupun sebatas di DPM.
5. PUOK tidak seperti pedoman umum, tepatnya PUOK adalah AD/ART baru tandingan bagi AD/ART LKM UB. Isinya sangat teknis.

Hal-hal di atas adalah beberapa alasan yang membuat sidang tanggal 14 juni 2010 berakhir dengan deadlock. Kami tidak ingin NKK/BKK hidup kembali di bumi brawijaya. Kampus kita sudah sangat lama disebut sebagai kampus ”sejuk”, jangan sampai setelah PUOK disahkan kampus kita menjadi kampus ”beku”.

Belajar dari ”krisis” di UGM

Pada tahun 2008, mahasiswa UGM yogyakarta dengan sangat heroik membangkitkan kembali gelora pergerakan mahasiswa yang hampir akan mati di indonesia. Mereka mengumpulkan para mahasiswa indonesia di jakarta untuk mereformasi 6 visi reformasi menjadi 7 gugatan rakyat. Karena aktivitas sosial yang begitu tinggi di bumi UGM, timbulah ketakutan yang sangat dari pihak pemerintah indonesia. Sehingga dengan kepanjangan tangannya yakni ”rektorat”, aksi bungkam mahasiswa pun terjadi di UGM.

Pada januari 2010, kongres mahasiswa (KM) UGM di tunda dengan sepihak oleh pihak rektorat UGM. Hal ini tentunya sangat mencederai kedaulatan mahasiswa di UGM. Karena yang seharusnya dapat menunda kongres adalah DPM/KM. Ikut campur pihak rektorat sangat kental. Hingga akhirnya permasalah yang ada di kongres dibawa-bawa ke hasil pemira UGM. Rektorat tidak sepakat bila presma tepilih, yakni aza disahkan. Karena IPK aza yang sangat kecil. Sehingga rektorat ”menuntut” agar KM dapat merubah AD/ART untuk menjegal aza. Dan KM UGM tentunya tidak menerima keinginan rektorat.

Hingga akhirnya rektorat bersikap sangat ”otoriter” dengan mengeluarkan SK untuk tidak melantik aza sebagai presma UGM. Sehingga secara tidak langsung, rektorat ”membekukan” segala aktivitas BEM di level universitas. bila kita berkaca pada NKK/BKK, maka kejadian di UGM adalah salah satu strategi rektorat menekan kedaulatan mahasiswa, yakni dengan membubarkan lembaga tinggi mahasiswa di universitas (serupa dengan pembubaran dewan mahasiswa di tahun 1980). Sehingga sekup perjuangan akan mengecil kelembaga-lembaga profesi seperti himpunan.

Apakah dengan gencarnya politik yang di arahkan rektorat UGM mampu membendung semangat perjuangan kawan-kawan di UGM? Jawabanya adalah tidak. Walaupun BEM di level universitas mereka tidak di akui oleh rektorat, mereka tetap melakukan aksi-aksi sosial bagi masyarakat indonesia. Kedaulatan mahasiswa bagi mereka adalah harga mati. Karena bila kedaulatan mahasiswa harus direnggut, maka kita akan kembali kepada jaman antara tahun 1980-1998 dimana mereka para penguasa, tidak akan pernah tersentuh oleh sikap kritis mahasiswa, karena mereka membungkam mahasiswa di kampus-kampus .

Yang menjadi pertanyaan besarnya adalah, apakah LKM UB juga diarahkan ke arah yang sama dengan KM UGM? Di mulai dengan aksi penodaan akan kedaulatan mahasiswa, yakni mengacuhkan fungsi DPM dan Kongres. Bila mahasiswa UB terlihat lemah akan hal tersebut,pasti, kondisi ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh otoritas birokrasi kampus

Solusi damai bagi krisis mahasiswa UB dan rektorat

Ada beberapa solusi yang sebenarnya dapat membuat suhu di kampus brawijaya kembali cair. Dan tentunya tidak akan menambah dalam lubang komunikasi dengan pihak birokrasi pasca penolakan PUOK tanggal 14 juni 2010. rekomendasi pribadi saya adalah sebagai berikut:

1. AD/ART yang selama ini menjadi pijakan berorganisasi di brawijaya di sahkan sebagai PUOK. Sehingga rektorat punya PUOK dan mahasiswa tidak terenggut kedaulatannya. Bila rektorat menuntut perubahan, itu akan dipertimbangkan di kongres sesuai mekanisme yang berlaku.
2. kalaupun rektorat tetap memaksa harus ada PUOK (bukan adopsi dari AD/ART LKM UB) maka PUOK sifatnya harus lebih UMUM. Tidak mengatur masalah teknis kelembagaan. Untuk hal-hal yang khusus, dikembalikan pada DPM dan Kongres mahasiswa.

Seandainya solusi damai ini dapat terlaksana, paling tidak akan meminimalkan prasangka buruk mahasiswa akan otoritas birokrasi kampus. Karena dari setiap konflik pasti ada ruang untuk saling berkompromi. Dan pikiran-pikiran akan bangkitnya NKK/BKK akan hilang dengan sendirinya.
LKM UB bukanlah lembaga yang dapat disamakan dengan OSIS yang ada di sekolah. LKM UB punya kedaulatan yang tidak dapat diganggu gugat oleh otoritas apapun. Program kerja LKM UB bukanlah program-program ”titipan” dari rektorat. Program kerja kami lahir karena panggilan sosial untuk menjadikan negeri ini menjadi lebih baik.

Bumi arema, 17 juni 2010.

Win ariga mansur malonga.

Kategori:Tulisan Serius

Hubungan Industrial dan berbagai masalahnya

30 Maret 2010 6 komentar

Pengertian Hubungan Industrial
Menurut Undang-undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Hubungan Industrial mempunyai pengertian yaitu Suatu sistem hubungan yang terbentuk antara para pelaku dalam proses produksi barang dan / atau jasa yang terdiri dari unsur Pengusaha, Pekerja / Buruh, dan Pemerintah yang didasarkan pada nilai – nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ketika kita berbicara tentang hubungan industrial maka pembahasan kita tidak terlepas dari hal-hal yang berhubungan dengan Ketenagakerjaan. Ketenagakerjaan yang dimaksud adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. Oleh karena itu jika terjadi permasalahan ketenagakerjaan pemerintah telah mengaturnya dalam Undang – undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan industrial dan Undang – undang Nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Buruh. Baca selengkapnya…

Kategori:Tulisan Serius